Tampilkan postingan dengan label Metallograph. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metallograph. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 April 2008

PEMETAAN MIKROSTRUKTURAL BAJA MANGAN AUSTENIT-3401 PADA PROSES PENDINGINAN CEPAT

PEMETAAN MIKROSTRUKTURAL BAJA MANGAN AUSTENIT-3401 PADA PROSES PENDINGINAN CEPAT

1 S.K.Kurniawan.S, , 2 Reza Fadhila 3 Justinon 4 Eddi Marlianto
Sekolah Pascasarjana-Departemen Fisika-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Sumatera Utara — Medan , INDONESIA

Abstrak
Baja mangan austenit Hadfield yang mengandung kira-kira 1,2% carbon dan 12 tol4% Mn masih tetap umum digunakan untuk komponen rel kereta api seperti bagian frog dan bagian melintang dan juga untuk bahan penanganan batu. Tulisan ini mempresentasikan perkembangan mikrostruktural baja mangan austenit – 3401 disebabkan perlakuan panas yang berbeda-beda diikuti dengan proses pendinginan cepat. Bahan dipanaskan hingga 1050C yang diikuti dengan proses pendinginan cepat yang menyebabkan larutan padat carbide mengendap pada serat fase austenit murni. Dengan melembutkan fase austenit ini, akan terjadi dispersi parsial austenit. Waktu dan temperatur pelembutan akan mempengaruhi luas dispersi pada fase austenit. Temperatur pelembutan ditetapkan antara 400C sampai 600C dengan tahapan peningkatan 50C. Kajian mikrostruktur sampel menunjukkan bahwa pengendapan austenit dimulai dengan pengendapan besi dan mangan carbide pada batas-batas serat, kemudian secara progresif diikuti oleh kemunculan unsur baru yang kemudian memuai sampai ke interior batas-batas seratnya. Pendinginan cepat biasanya menyebabkan carbide yang mengendap pada batas-batas serat terdispersi kembali pada serat-serat. Pembentukan fase baru meningkat sesuai dengan peningkatan temperatur.

METALOGRAFI TRANSFORMASI BAJA MANGAN (Fe Mn)

METALOGRAFI TRANSFORMASI BAJA MANGAN (Fe Mn)
PADA KONDISI PENDINGINAN MEDIA UDARA


1 Faridah Nuriana, 2 S.K.Kurniawan,S, 3 Reza Fadhila 4 Justinon 5 Eddi Marlianto
Sekolah Pascasarjana-Departemen Fisika-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Sumatera Utara — Medan , INDONESIA


ABSTRAK



Telah dilakukan suatu penelitian terhadap bahan baja hadfield yang biasa dipakai sebagai bahan dasar rel kereta api dimana dilakukan pendataan terhadap perubahan mikrostruktur akibat perlakuan panas pada daerah temperatur aging . Bahan dipanaskan hingga 1050C yang diikuti dengan proses pendinginan cepat yang menyebabkan larutan padat karbida mengendap pada butir fase austenit murni. Dengan pemanasan kembali fase austenit ini, akan terjadi dispersi parsial austenit. Pemanasan dilakukan pada temperatur ( 400C, 450C, 500C, 550C dan 600C) dengan tahapan 30 menit dan 60 menit yang selanjutnya. Mikrostruktur yang didapat didatakan morphologinya dengan Optical Microscopy ( OM ) dan elemen yang terkandung diuji dengan X-ray Fluorecence Spectroscopy ( XRF ). Pada pendataan morphologinya terlihat bahwa pada temperatur rendah plat-plat ferrit akan tumbuh dan mulai bernukliasi pada permukaan butir fasa austenit. Pada temperatur lebih tinggi, fasa ferrit tersebut akan tumbuh membentuk plat-plat ferrit acciculer yang tumbuh kesegala arah. Fasa baru yang tumbuh pada 400C sampai dengan 500C merupakan transfomasi dari keadaan amorf ke fasa acciculer. Pada temperatur yang cukup tinggi yaitu 600C akan terbentuk fasa pearlit dimana struktur ferritnya masih dapat diobservasi.